Petugas BNNK Sumedang memeriksa 350 urine relawan dan pegawai Dapur MBG dari 7 SPPG
Petugas BNNK Sumedang memeriksa 350 urine relawan dan pegawai Dapur MBG dari 7 SPPG dibawah naungan Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera

BNNK Sumedang Gelar Tes Urine Massal bagi 350 Relawan Dapur MBG Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera

Komentar
X
Bagikan

SUMEDANG, KABAR PAKUAN.COM – Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumedang untuk melakukan aksi deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Sebanyak 350 relawan dan pegawai yang bertugas di tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) menjalani tes urine serentak di tiga lokasi berbeda, Sabtu (6/6/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai wujud komitmen yayasan dalam menjaga integritas program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya di Sumedang.

Sosialisasi dan tes urine oleh BNNK Sumedang yang diinisiasi Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera
Sosialisasi dan tes urine oleh BNNK Sumedang yang diinisiasi Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera

Deteksi Dini demi Kepercayaan Publik

Menurut Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumedang, R. Achmad Suhud, menegaskan bahwa tes urine ini merupakan langkah preventif yang krusial. Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah modal utama keberhasilan program MBG.

“Jika relawan terlibat penyalahgunaan narkoba, publik akan kehilangan kepercayaan terhadap layanan dapur ini. Oleh karena itu, kami melakukan edukasi bahaya narkoba sekaligus tes urine sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujar Suhud.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera, Muhammad Tedi Fazrin, menyebut bahwa tes ini menjadi instrumen penting untuk mendisiplinkan para relawan.

“Kami ingin memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba. Dengan kedisiplinan yang tinggi, kami optimis kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan dapur MBG akan semakin meningkat,” tegas Tedi.

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumedang, R. Achmad Suhud.
Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumedang, R. Achmad Suhud saat ditemui di Dapur SPPG Cigendel 2 Pamulihan pada Sabtu (6/6/2026)

Bukan Respon Reaktif

Suhud juga menepis spekulasi yang mengaitkan kegiatan ini dengan kasus penyalahgunaan narkoba oknum relawan di wilayah Jatinangor baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa rangkaian tes urine ini telah terjadwal jauh hari sebagai agenda rutin yayasan.

“Kami telah merencanakan kegiatan ini sejak lama. Kami berharap dapur-dapur MBG lainnya di Sumedang dapat mencontoh langkah ini untuk menjaga lingkungan kerja yang bersih dan produktif,” tambah Suhud.

Sebaran Lokasi Tes Urine

Proses pengujian dilakukan di tiga titik strategis guna menjangkau 7 dapur MBG di bawah naungan Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera, yakni:

  • Wilayah Tanjungsari: Mencakup SPPG Tanjungsari (Kutamandiri 2) dan SPPG Cimanggung (Sindangpakuon 2).
  • Wilayah Cigendel: Mencakup SPPG Pamulihan, SPPG Cigendel 2, dan SPPG Cilembu Pamulihan.
  • Wilayah Sumedang Utara & Cimalaka: Mencakup SPPG Mulyasari dan SPPG Galudra.

Melalui langkah preventif ini, Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera menjamin kualitas gizi yang dihasilkan dari dapur mereka aman serta memastikan SDM yang bertugas memiliki integritas tinggi.***