SUMEDANG, KABAR PAKUAN.COM – Pemerintah Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian impresif sepanjang tahun anggaran 2025. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sumedang, Jumat (27/3/2026).
Dalam sidang tersebut, Bupati Dony menyerahkan dokumen LKPj setebal 1.527 halaman kepada pimpinan DPRD sebagai bentuk transparansi dan kewajiban konstitusional tahunan.
Ekonomi Tumbuh Tajam di Atas Rata-rata Nasional
Poin utama dalam paparan Bupati adalah lonjakan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Sumedang yang naik tajam dari 4,05 persen di tahun 2024 menjadi 5,48 persen pada 2025.
“Pertumbuhan ekonomi kita naik 1,43 persen, angka ini berada di atas rata-rata nasional dan provinsi. Ini menjadi tantangan besar bagi kami di tahun 2026 karena baseline pencapaian kita sudah sangat tinggi,” ujar Bupati Dony di hadapan anggota legislatif.
Selain ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita juga melampaui target. Tercatat, PDRB per kapita naik dari Rp39,70 juta menjadi Rp42,65 juta, atau tumbuh sebesar 2,95 persen.
Indikator Makro: Kemiskinan Turun, IPM Meningkat
Bupati Dony merinci keberhasilan pembangunan melalui sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 74,57 poin menjadi 75,5 poin, melampaui target awal sebesar 74,77 poin.
- Angka Kemiskinan: Berhasil ditekan dari 9,1 persen menjadi 8,8 persen.
- Pengangguran Terbuka: Mengalami penurunan dari 6,16 persen menjadi 6,08 persen.
“Kami mengarahkan setiap program perangkat daerah agar bersinergi mencapai target pembangunan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Tantangan Ketimpangan (Gini Ratio)
Meski mayoritas indikator makro membaik, Bupati memberikan catatan khusus pada Gini Ratio yang mengalami kenaikan 0,04 poin, dari 0,337 menjadi 0,377 pada tahun 2025.
“Ini menjadi evaluasi kami. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi jangan sampai hanya dinikmati oleh kalangan menengah ke atas. Kita harus pastikan pertumbuhan ini inklusif dan menekan kesenjangan di masyarakat,” tambah Dony.
3 Prioritas Pembangunan Sumedang
Untuk menjaga momentum positif ini, Pemkab Sumedang fokus pada tiga prioritas utama:
- Ketahanan Ekonomi: Memperkuat infrastruktur wilayah yang berkualitas.
- Kualitas SDM: Menciptakan masyarakat yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
- Digitalisasi Birokrasi: Memperkuat tata kelola pemerintahan yang dinamis, efektif, dan berdampak nyata bagi warga.
Penyampaian LKPj ini menjadi pijakan strategis bagi DPRD untuk memberikan rekomendasi atas kinerja eksekutif demi pembangunan Sumedang yang lebih baik di masa depan.***
