KABARPAKUAN.COM – SMP Negeri 4 Sumedang menggelar Pekan Kokurikuler Greens Vatsoe (Gerakan Ramah Ekologi untuk Edukasi dan Nyaman di Sekolah) sebagai bagian dari upaya mendukung Program Sekolah Ramah Lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (17/9/2026) tersebut melibatkan sekitar 1.060 siswa dari kelas VII, VIII, hingga IX.
Wakasek Bidang Kesiswaan SMPN 4 Sumedang, Iyus Yusman Ruswandi, mengatakan kegiatan Pekan Kokurikuler Tahun Pelajaran 2026/2027 dirancang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kebiasaan positif dan rasa tanggung jawab siswa melalui kegiatan langsung di lapangan.
“Tujuannya untuk mengisi kemampuan dan kreativitas anak-anak di bidang kokurikuler. Ini juga menjadi pembiasaan agar anak-anak mendapatkan tanggung jawab yang positif melalui kegiatan yang dilakukan langsung di lapangan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa kelas VII mengikuti aksi Ecoleksa, kelas VIII melalui Green Crew Vatsoe, sedangkan siswa kelas IX mengikuti Aksi Vatsoe.
Para siswa menempuh rute dari lingkungan sekolah menuju kawasan Gunung Palasari. Selain menjadi bagian dari kegiatan lingkungan, perjalanan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan siswa terhadap sejarah dan keberadaan gua yang berada di kawasan Gunung Palasari.
Gunung Palasari menjadi titik akhir perjalanan sebelum seluruh peserta kembali ke SMPN 4 Sumedang.
Iyus berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman baru bagi para siswa sekaligus menjadi momentum penyegaran di tengah semester.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini dan kebiasaan yang dibangun, anak-anak semakin semangat belajar dan prestasinya semakin meningkat. Mereka mendapatkan energi baru setelah melakukan penyegaran di jeda tengah semester ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan kokurikuler tidak hanya berorientasi pada aktivitas di luar kelas, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, kreativitas, serta tanggung jawab siswa.
Melalui Pekan Kokurikuler Greens Vatsoe, SMPN 4 Sumedang berharap budaya ramah lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
