Sumedang Kantongi Kurang Bayar DBH Rp55,14 Miliar, Bupati Dony Pacu Infrastruktur dan Layanan Publik

Komentar
X
Bagikan

KABARPAKUAN.COM — Angin segar berembus ke kas daerah Kabupaten Sumedang pada Tahun Anggaran 2026. Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi mengucurkan alokasi pelunasan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) hingga periode 2025 sebesar Rp55,14 miliar (Rp55.148.713.000).

Kepastian suntikan amunisi fiskal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 5 Agustus 2026. Dana kompensasi ini dialokasikan untuk menutup selisih antara realisasi penerimaan negara yang menjadi hak daerah dengan alokasi yang telah ditransfer pemerintah pusat pada periode sebelumnya.

Sinyal masuknya dana segar tersebut sejatinya telah diembuskan secara informal oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Melalui unggahan video singkat di akun media sosial pribadinya, @Donyahmadmunir, pada Selasa (11/8/2026), Dony menyampaikan kabar baik tersebut secara langsung kepada publik.

Dalam Unggahan video tersebut, Dony menegaskan bahwa dana puluhan miliar tersebut telah masuk ke Kas Pendapatan Daerah dan siap dikonversi menjadi akselerasi pembangunan fisik maupun nonfisik.

“Tambahan anggaran ini akan kami alokasikan terutama untuk perbaikan jalan, peningkatan layanan kesehatan, dan sektor pendidikan,” ujar Dony, Selasa (11/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Sumedang memprioritaskan pemanfaatan DBH untuk sektor-sektor vital yang bersentuhan langsung dengan efisiensi mobilitas dan kesejahteraan warga:

Infrastruktur Jalan: Penanganan titik-titik kerusakan jalan daerah guna memacu konektivitas antarwilayah dan mobilitas ekonomi warga.

Layanan Kesehatan: Optimalisasi fasilitas dan keterjangkauan mutu pelayanan di puskesmas hingga rumah sakit daerah.

Sektor Pendidikan: Peningkatan sarana-prasarana penunjang kualitas belajar-mengajar di Sumedang.

Apresiasi untuk Pemerintah Pusat

Atas pencairan tunggakan DBH ini, Dony menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan nasional. Langkah akomodatif ini dinilai sebagai bukti konkret komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mengencangkan roda pembangunan di tingkat daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh warga Sumedang, kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Dony berkomitmen menerapkan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Pihaknya menjamin setiap rupiah dari alokasi DBH ini dialokasikan secara presisi dan tepat sasaran demi menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat Sumedang.***