KABARPAKUAN.COM — Sebanyak 54 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang tahun 2026 mendapat pembekalan khusus dari Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila. Acara ini berlangsung di Aula Asrama Haji Islamic Centre Sumedang pada Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang pada 9–18 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Wabup Fajar menekankan bahwa peran Paskibraka tidak sebatas baris-berbaris dan mengibarkan bendera. Mereka juga disiapkan menjadi teladan serta agen perubahan (agent of change) bagi generasi muda, khususnya dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di era digital.
“Adik-adik harus menjadi agent of change. Di era kecerdasan buatan (AI) dan derasnya arus informasi saat ini, sangat mudah seseorang terpengaruh narasi di media sosial. Karena itu, jangan mudah percaya hoaks dan terprovokasi,” tegas Fajar.
Ia mengingatkan para peserta agar senantiasa berpikir kritis dan bijak dalam menyaring informasi, terutama seputar isu sosial dan pemerintahan.
“Kalau ingin mengkritik, gunakan data dan berikan solusi bukan berdasarkan asumsi, kebencian, atau hal yang sekadar viral. Indonesia tidak anti-kritik, tetapi jangan sampai kita mudah diadu domba,” tambahnya.
Selain literasi digital, Fajar menggarisbawahi pentingnya pembentukan karakter mendasar seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan adab. Menurutnya, adab harus selalu ditempatkan di atas ilmu. Ia juga memotivasi para peserta untuk tidak takut gagal dalam mengejar cita-cita, baik di TNI, Polri, ASN, maupun bidang lainnya.
“Habiskan jatah kegagalan kalian mumpung masih muda. Jika gagal di satu jalan, coba jalan yang lain. Teruslah berikhtiar, beradaptasi, dan belajar,” tuturnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Sumedang, Asep Rahmat, menjelaskan bahwa proses seleksi telah berlangsung sejak April 2026. Dari total 342 pendaftar, tersaring 56 orang terbaik. Sebanyak 54 orang bertugas di tingkat kabupaten, sedangkan 2 orang diproyeksikan mewakili Sumedang di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Para calon Paskibraka telah menjalani latihan rutin sejak Juli dan memasuki masa karantina pada 9–18 Agustus. Selama pemusatan, mereka dibekali materi wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan nilai-nilai Pancasila.
Asep berharap para peserta tidak hanya sukses mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 RI, tetapi juga siap mengemban peran sebagai Duta Pancasila di sekolah dan masyarakat.***
